Closing Dari Update Status

Assalaamualaikum.
Percaya gak, hanya modal update status bisa closing rumah harga 294jt. Pasti dalam benak teman-teman berpikir ‘ah,mana mungkin? Cuma gimmick atau kalimat iklan aja pasti?”.
Wajar sih, hehe…

Saya katakana itu semua sudah terjadi dan terbukti. Tapi tentu saja tidak sesimple dan sesederhana kalimatnya. Kalau dibayangkan kalimatnya maka menjadi : begitu update status, tiba-tiba/sekonyong-konyong ada yang transfer pembayaran DP rumah. Kira-kira begitu ya bayangan di benak kita? Hahaha…

Kira-kira ada yang tau kenapa bisa?

Pastinya ada proses yang sudah terjadi. Apa itu, ada yang tau?
Yup, pastinya sudah punya database yang terkumpul banyak di kontak WA.
Databasednya apa?
Ya tentu saja databased calon buyer rumah.

Bagaimana kok bisa mengumpulkan database?
Sebelumnya beliau sudah sering memasang iklan di grup-grup FB (modal gratisan). Dari iklan-iklan perumahan syariah yang beliau tawarkan pastinya ada orang yang tertarik dan menghubungi kontak beliau. Nah kontak-kontak calon buyer yang pernah bertanya lewat telp/WA inilah yang disimpan rapih dan baik terjaga.
Jangan dibayangkan hanya sekali dua kali iklan dapat database, akan tetapi yang dilakukan adalah iklan yang terjadwal dan kontinyu/berlanjut, terus menerus dan istiqomah.
Jangan dibayangkan hanya 1 hari / bulan terus dapat database yang  banyak. Akan tetapi hasil dari KESABARAN dan iklan berbulan-bulan bahkan bisa masuk tahun.

Apa yang terjadi?
Setelah sekian lama istiqomah beriklan dan mendapatkan database yang banyak maka beliau lebih mudah menawarkan produk/listing baru.
Kenapa?
Karena isi kontaknya adalah calon-calon pembeli potensial yang sudah pernah berniat membeli rumah/hunian. Bisa jadi ada calon buyer yang dulu pernah menghubungi beliau tapi belum closing karena dana belum cukup. Kemudian beliau menawarkan produk baru dan sekarang sudah mempunyai dana cukup untuk membeli, akhirnya terjadi closing. Jadi beliau lebih mudah menawarkan produk ke calon pembeli potensial.
Dan dengan memanfaatkan fitur-fitur media social yang ada salah satunya seperti Whatsapp yang kini bisa menampilkan update story/status.
Dan ternyata pengguna Whatsapp gemar melihat update story/status dari kontak-kontak yang tersimpan. Alhasil setiap kali beliau update status/story di Whatsapp dilihat oleh 100 lebih orang yang ada di kontak beliau yang sebagian besar adalah calon buyer.

Artinya apa?
Beliau telah memiliki kolam sendiri di genggamannya (gadgetnya) selama 24 jam nonstop, dimana setiap beliau melemparkan umpan sudah pasti ada yang “nyantol”.
Berarti sudah tidak perlu iklan lagi? Ya gak juga, tetep ngiklan untuk nambah database juga.
Berarti juga modal semakin minim karena iklan gratisan terus hanya lewat status WA.

Enak ga?

Jadi kalua baru ngiklan sekali dua kali ga ada yang kontak trus nyerah tu RUGI.
Kalau ada yang kontak nanya-nyanya doang trus ngilang trus BAPER nyerah tu RUGI. Tetep disyukuri Alhamdulillaah.
Ga rugi, karena itu adalah bagian dari proses.


Ingat SUKSES itu SUKa proSES

Happy selling, happy closing.

Wassalaamu’alaikum.

Jazakumulloh khoir.

-Refnadi-
Sharia Realtindo